Verifikasi dan Validasi
Verifikasi menurut (Law dan Kelton 1991) merupakan suatu proses untuk memeriksa kesesuaian jalannya program computer simulasi dengan yang diinginkan dengan cara melakukan pemeriksaan program computer, selain itu verifikasi dapat diartikan sebagai proses penerjemahan model simulasi konseptual kedalam bahasa pemrograman secara benar. Dan validasi merupakan proses penentuan apakah model konseptual simulasi benar-benar merupakan representasi akurat dari system nyata yang dimodelkan.
Verifikasi
Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan verifikasi pada model logika, diantaranya:
• Apakah kejadian telah direpresentasikan dengan benar?
• Rumus matematika dan relasi apakah sudah benar?
• Ukuran statistic apakah sudah dirumuskan dengan benar?
Validasi
Validasi merupakan perbandingan rata – rata (mean comparison) yang dapat dirumuskan sebagai berikut
E = (S-A)/A
Keterangan
E = mean comparison
S = nilai rata – rata hasil asumsi
A = nilai rata- rata hasil actual
E dianggap valid apabila E<= 5%
Validasi juga dapat disebut sebagai perebandingan variasi amplitude yang dapat dirumuskan sebagai berikut
E = |Ss-Sa|/|Sa|
E = mean comparison
Ss = Standart deviasi model
Sa = Standart deviasi

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan validasi pada model konseptual, diantaranya:
• Sudahkah semua elemen, kejadian dan relasi yang sesuai terdapat didalam model?
• Apakah pertanyaan pemodelan sudah dapat dijawab dengan model?

Kesimpulan
Jadi verifikasi dan validasi ini biasanya dilakukan secara berurutan. Pertama-tama data di validasi dulu sebelum diverifikasi. Sebagai contoh pada password facebook bila kita memasukkan non alfanumerik seperti * , % , . , dan tanda apapun selain alfanumerik, maka akan terdapat error. Nah error ini terjadi dikarenakan adanya validasi terhadap masukkan atau inputan kita, sedangkan verifikasi ini terjadi bila masukkan sudah valid, verifikasi dalam kasus ini adalah pengecekan apakah password masukkan user itu benar atau tidak atau sesuai atau tidak dengan password aslinya. Bila tidak berhasil terverifikasi maka biasanya akan memunculkan password salah. Dalam kasus pemodelan system, validasi ini adalah pengecekan model ini sesuai atau tidak dengan system yang ingin dimodelkan ini, dan pada verifikasi itu apakah model yang sudah valid ini proses dan keluarannya sesuai dengan yang seharusnya atau tidak.

Sumber/referensi:
https://okudewi.wordpress.com/2014/05/06/analisis-output-tugas_mosi_kel-3/